Senin, 15 Agustus 2011

Cara Membaca Laporan Keuangan

Cara mudah membaca laporan keuangan

Laporan Keuangan adalah salah satu dashboard penting dalam bisnis anda. Di Laporan tersebut anda bisa lihat bisnis anda selama ini berkembanga atau tidak , Assetnya bertambah atau tidak, Profit atau tidak. Atau yang paling bahaya adalah di Laporan Profit/Loss anda Profit akan tetapi Arus Kas Anda Nol besar atau bahkan Minus.. Hal Seperti ini pengusaha harus memperdalaminya. Tidak harus detail, setidaknya 3 laporan keuangan penting : Seperti Balance Sheet, Profit Loss, dan Arus Kas harus di pahami pengusaha. Check This Out
Apa Tujuan dari dibentuknya Management / Tim ?
Tujuannya adalah :
1. Tim Management membuat suatu keputusan dalam rapat,
2. Kemudian Meng-aplikasikannya
3. Disitulah muncul sebuah angka- angka ( Seperti angka penjualan, biaya marketing yang keluar dll )

Dalam Suatu Bisnis Asset salah satu hal penting .. Lokasinya berada pada balance sheet ..
Dan Apakah Tujuan adanya Asset ???
1. Dengan adanya Asset berarti kita memiliki tempat usaha misalnya rumah yang kita baru beli untuk usaha
2. Dengan Rumah itu ( Asset ) diharapkan akan menghasilkan Penjualan ( Sales )
3. Dan dengan adanya Sales akan masuk Arus Kas .. Dan Arus Kas inilah jantungnya usaha kita..Tanpa Arus Kas usaha anda tidak akan jalan.
4. Arus Kas inilah yang nanti akan digunakan untuk pengembangan bisnis berikutnya yaitu dengan membeli asset kembali

Laporan Keuangan itu ternyata cuma ada 3 yang penting yaitu :

1. Balance sheet
2. Profit/Loss
3. Arus Kas ( CashFlow )

Cara Membaca gambar Laporan Keuangan diatas sederhana dan Mudah :
1. Hal pertama yang paling mudah dilakukan adalah buat Laporan Laba. Rugi dulu ( karena anda biasanya selalu penasaran dengan untung gak sih usaha saya ? hehe )
2. LAporan LAba/Rugi mudah : Sales – Biaya = Profit
3. Nah Profit ini akan masuk ke Balance Sheet dibagian owner’s Equity
4. Dari situ akan timbul Cash di Balance sheet ..Tentu saja dari hasil penjualan cash pada lap laba/rugi
5. Cash inilah yang ditempatkan di Laporan CashFlow pada saldo Akhir
6. Simple Bukan ??
Nah untuk gambar dibawah ini adalah gambaran besar apa sih isi didalan Balance Sheet, Profit /Loss dan Cash Flow ???



Sekali LAgi Brad Sugar Mengatakan bahwa Arus KAs Adalah jantungnya perusahaan . Apa arti Jantung bagi tubuh kita..?? Artinya jika jantung kita berhenti..Maka kita akan KO IT alias Die Die Good Bye Jalan..
Karena itu ada 4 Tes OCF penting dalam arus kas … BTW OCF apasih ?
OCF itu adalah bagian dari Laporan CashFlow
Jadi dalam LAporan CashFlow itu ada 3 yang penting yaitu :
1. OCF = Uang kas yang masuk dan keluar dalam operasional toko : Contoh Uang masuk kas dari hasil penjualan, uang kas keluar untuk bayar listrik
2. ICF = ICF adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan investasi : Contoh : Kas keluar untuk beli rumah baru untuk pengembangan usaha , atau uang kas masuk hasil jual -jual mesin perusahaan ( mesin jahit misalnya ) atau kas masuk dari jual rumah
3. FCF = berhubungan dengan bagi laba perusahaan, jika perusahaan bisa membagi laba artinya perusahaan itu sehat.
Dan 4 Tes OCF yang penting yang harus dicek supaya tau perusahaan kita sehat atau tidak adalah :

Jika usaha sudah maju.. Nah anda harus punya rumus-rumus seperti ini .. Artinya jika anda sudah memiliki Tim Kerja yang tangguh , tugas anda berikutnya adalah mengecek Dash Board usaha anda..
Jadi anda dapat memutuskan harus membuka usaha baru , atau apakah harus menutup usaha, Atau mengetahui asset yang anda beli sebenrnya bermanfaat kah ? Dll
BTW inilah yang dilakukan Warren Buffet setiap hari.. Yaitu dengan membaca laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang akan Bufet Beli .. Dan dengan hanya membaca Laporan Keuangan dan memutuskan membeli perusahaan ataupun menjualperusahaan Warren menjadi orang terkaya ke-2 dunia bahkan pernah menjadi yang pertama.



Jika anda sudah bisa membaca analisa keuangan maka dibawah ini adalah contoh perusahaan Go Public di Indonesia .. Nah ibarat Warren Buffet perusahaan manakah yang anda akan beli dari 3 perusahaan dibawah ini : ??? TLKM = Telkom ( Speedy, Simpati dll )
BTEL = Bakrie Telcom ( Esia, Aha Intrnet Dll )
EXCL = ( XL )

Contoh penggunaan ROA ROE dibandingkan antar 1 perusahaan dengan perusahaan lain

Demikian sekilas info .. Semoga bermanfaat ..Salam sukses

gejala dan penyebab kredit bermasalah

Gejala dan Penyebab Kredit Bermasalah:

Pengertian
Kredit bermasalah adalah suatu keadaan dimana nasabah sudah tidak sanggup membayar sebagian atau seluruh kewajibannya kepada bank seperti yang telah diperjanjikan.
Gejala Kredit Bermasalah
- Menurunnya aktifitas rekening debitur.
- Adanya tunggakan hari atas pembayaran kewajibanya yang berulang di tiap bulan berikutnya.
- Kenaikan pemakaian plafond yang diberikan
- Adanya cerukan pada rekening pinjaman debitur.
- Sering melakukan penarikan Cek dan atau Giro kosong/tolak saldo
- Masa hutang kepada konsumen menjadi lebih panjang.
- Masa piutang diperpendek oleh pemasok.
- Debitur susah dihubungi.
- Banyaknya usaha sejenis mengalami penurunan penjualan
Penyebab Kredit Bermasalah, Faktor Internal Faktor External
Penyebab Kredit Bermasalah Internal
- Self Dealing
- Anxiety for income
- Compromise of credit principles
- Incomplete credit information
- Enforce of liquidation agreement
- Complacency
- Lack of supervising
- Technical incompetence
- Poor selection and management of risks
- Over-lending
- Competition
- Bad lending Policy
- Inadequate follow up
- Poor Internal Appraisal
Penyebab Kredit Bermasalah External
- Pribadi/Integritas Nasabah
- Kegagalan Industri Sektoral
- Manajemen Ekonomi Makro
- Manajemen Regulator
- Budaya Masyarakat
- Too Big to Fall
- Bad corporate governance
- External Shock: currency crisis, macro economic cycle
- Inadequate political support
- Poor External Appraisal
RESTRUKTURISASI KREDIT
Penyelamatan dan penyelesaian kredit macet
Apabila sampai terjadi kredit bermasalah, maka harus melakukan upaya-upaya dalam mengatasi kredit bermasalah sampai tidak ada alternatif lainnya, serta melakukan penghapusan kredit dan pengelolaan kredit yang telah dihapus bukukan.
Penyelamatan kredit bermasalah
• Penjadwalan kembali (Rescheduling), yaitu perubahan syarat kredit yang hanya menyangkut jadwal pembayaran dan atau jangka waktunya.
• Persyaratan kembali (Reconditioning), yaitu perubahan sebagian atau seluruh syarat-syarat kredit yang tidak terbatas pada perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu dan atau persyaratan lainnya, sepanjang tidak menyangkut maksimum saldo kredit.
• Penataan kembali (Restructuring), yaitu perubahan syarat-syarat kredit yang meliputi reschedulling, reconditioning.
Beberapa cara Restrukturisasi Kredit
- Penurunan suku bunga kredit
- Pengurangan tunggakan bunga kredit
- Pengurangan tunggakan pokok kredit
- Perpanjangan jangka waktu kredit
- Penambahan fasilitas kredit
- Pengambilalihan asset debitur sesuai dengan ketentuan yang berlaku
- Konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara pada perusahaan debitur.
Kriteria dalam Restrukturisasi Kredit (1)
- Diberikan pada debitur yang masih memiliki prospek usaha yang baik dan telah atau diperkirakan mengalami kesulitan pembayaran kewajiban
- Kredit yang direstruktur wajib dianalisa berdasarkan proposal usaha debitur dan kemampuan membayar sesuai proyeksi arus kas.
- Kredit yang akan direstrukturisasi wajib dianalisa oleh konsultan atau tenaga ahli yang independen yang memiliki izin usaha dan reputasi baik.
- Kredit yang dapat direstrukturisasi meliputi semua kolektibilitas : L, DPK, KL, D, M.
- Dilarang melakukan restrukturisasi kredit apabila untuk menghindari :
o Penurunan penggolongan kualitas kredit
o PPAP yang lebih besar
o Penghentian pengakuan pendapatan bunga secara akrual.
Analisa kredit yang akan direstrukturisasi(1)
Evaluasi permasalahan debitur meliputi:
- Penjelasan rinci mengenai penyebab terjadinya tunggakan yang didasari atas lap. Keu, cash flow, proyeksi keuangan, kondisi pasar, serta faktor lain yg berkaitan dng usaha debitur.
- Perkiraan pengembalian seluruh pokok dan bunga kredit sebelum dan setelah restrukturisasi kredit.
- Peninjauan efisiensi manajemen debitur untuk menentukan diperlukannya restrukturisasi organisasi perusahaan debitur
- Pendekatan dan asumsi yang digunakan dalam menetapkan proyeksi arus kas serta dalam memperhitungkan nilai tunai dari angsuran pokok dan bunga yang akan diterima.
- Jadwal pembayaran kembali yang telah direvisi mencerminkan persyaratan yang telah disesuaikan dengan kemampuan membayar debitur.
- Analisa kesimpulan dan rekomendasi dalam melakukan penyesuaian persyaratan kredit seperti:
o Penurunan suku bunga,
o Pengurangan tunggakan pokok dan/atau bunga.
o Perubahan jangka waktu
o Penambahan fasilitas
- Penyesuaian persyaratan kredit dilakukan dengan mempertimbangkan siklus usaha dan kemampuan membayar debitur .
- Tujuan dan penggunaan tambahan kredit, apabila restrukturisasi kredit dilakukan dengan cara pemberian tambahan kredit, maka tambahan kredit tidak diperkenankan untuk melunasi tunggakan kewajiban debitur.
- Rincian kelengkapan dokumen yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan restrukturisasi kredit.
- Dilakukan pengikatan ulang kembali secara notariel terhadap pelaksanaan restrukturisasi kredit.
- Cabang/unit kerja yang terkait harus menyusun laporan pemantauan dan laporan kredit yang direstruktur untuk dilaporkan ke BI setiap bulan mengenai :
o Pemenuhan kewajiban debitur (sesuai persyaratan restruktur kredit).
o Perkembangan usaha debitur.
o Kemungkinan pembayaran kembali
Prosedur Pemantauan Kredit yang Telah Direstruktur(2)
- Melampirkan laporan keuangan yang dilengkapi dengan rasio-rasio keuangan pokok secara periodik bulanan.
- Laporan dampak dari berbagai tindakan yang ditempuh sebagai bagian dari restruktur kredit.
- Cabang/unit terkait menyusun rencana langkah-langkah yang akan diambil jika ternyata debitur mengalami kesulitan membayar setelah restrukturisasi kredit